Beranda / Nasional / LAPMI PB HMI Dukung Penuh PP TUNAS: Langkah Nyata Lindungi Anak dari Predator Online

LAPMI PB HMI Dukung Penuh PP TUNAS: Langkah Nyata Lindungi Anak dari Predator Online

satuswara.com/, JAKARTA – Lembaga Pers Mahasiswa Islam Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (LAPMI PB HMI) memberikan apresiasi tinggi terhadap terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) tentang Perlindungan Anak di Lingkungan Digital, atau yang dikenal sebagai PP TUNAS. Regulasi ini dinilai sebagai terobosan krusial dalam melindungi generasi muda dari ancaman sistemik di dunia maya.

​Direktur Keuangan LAPMI PB HMI, Jihan Faradila Saharani, menegaskan bahwa kehadiran aturan ini merupakan bentuk kemenangan bagi perjuangan hak perempuan dan anak di Indonesia. Ia menyoroti bagaimana selama ini beban pengawasan digital sering kali hanya dititiberatkan kepada orang tua, khususnya para ibu.

​”Hadirnya PP TUNAS adalah kemenangan bagi perjuangan hak perempuan dan anak. Selama ini, beban perlindungan digital seolah hanya ada di pundak ibu di rumah. Padahal, ancaman predator online dan algoritma yang merusak mental anak adalah masalah sistemik,” ujar Jihan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/5/2026).

​Lebih lanjut, Jihan menggarisbawahi poin penting dalam aturan ini yang mewajibkan perusahaan teknologi atau platform digital untuk turut bertanggung jawab atas konten dan keamanan penggunanya. Langkah ini dianggap sebagai sikap tegas negara dalam menekan angka Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang kian marak.

​Menurut Jihan, regulasi ini memaksa penyedia layanan digital untuk tidak lagi berpangku tangan terhadap dampak negatif platform mereka.

  • ​Tanggung Jawab Platform: Negara kini memaksa raksasa teknologi untuk ikut serta dalam moderasi dan perlindungan keamanan.
  • ​Pemutusan Rantai Kekerasan: Upaya preventif untuk menghentikan KBGO yang sering kali menyasar korban sejak usia dini.
  • ​Dukungan Implementasi: LAPMI PB HMI berkomitmen mengawal pelaksanaan aturan ini di lapangan.

​Melalui dukungan penuh ini, LAPMI PB HMI berharap implementasi PP TUNAS tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi dapat berjalan efektif secara menyeluruh. Tujuannya agar ruang digital di Indonesia benar-benar bertransformasi menjadi tempat yang lebih aman, sehat, dan kondusif bagi perkembangan mental serta kreativitas anak-anak bangsa.

Baca Selengkapnya  Gubernur Serahkan Bantuan Pangan Presiden, BLT KHBS dan Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri dan Nyepi

​”Kami di LAPMI PB HMI mendukung penuh implementasi ini sebagai upaya nyata memutus rantai kekerasan dan memastikan masa depan generasi kita terlindungi dari ancaman digital,” tutup Jihan. (Red)

Editor: Usup Kurniawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *