satuswara.com/, PALANGKA RAYA – Kawasan Bundaran Besar Palangka Raya mendadak berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga tampak antusias memadati pusat kota untuk menghadiri perhelatan Huma Betang Night, Sabtu (02/05/2026).
Acara yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah ini bukan sekadar hiburan malam minggu biasa. Momentum ini menjadi panggung penting bagi peluncuran sejumlah program strategis dan inovasi layanan publik tahun 2026, mulai dari peluncuran Kalender Kegiatan Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalteng, Aplikasi Lapor Pak Gub, hingga peresmian Ruang Terbuka Hijau (RTH) kawasan Bundaran Besar dan QRIS Merchant PT Bank Kalteng.
Langkah ini mempertegas komitmen Pemprov Kalteng dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, dan berbasis digital.
Transformasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pelayanan publik yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Bumi Tambun Bungai.
Dalam laporannya, Penjabat Sekretaris Daerah, Linae Victoria Aden, menyampaikan bahwa acara ini menjadi pesta rakyat yang memadukan tradisi dan modernitas.
Panggung hiburan diisi oleh tari tradisional, karungut/badeder, musisi lokal, hingga artis ibu kota. Tak hanya itu, lebih dari 100 UMKM kuliner dan kerajinan turut berpartisipasi menggerakkan roda ekonomi kreatif lokal.
Gubernur Kalimantan Tengah yang hadir langsung menyapa warga menegaskan bahwa inovasi yang dilakukan tetap berpijak pada nilai leluhur.
”Kegiatan ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk terus membangun kemajuan Kalteng tanpa meninggalkan akar budaya kearifan lokal. Semuanya dilakukan dengan Spirit Huma Betang dalam bingkai NKRI, sesuai dengan visi misi kami,” tegas Gubernur di hadapan ribuan pengunjung.
Hadir mendampingi Gubernur dalam kemeriahan tersebut, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Ketua TP PKK Aisyah Thisia Agustiar Sabran, jajaran Forkopimda, Kapolda Kalteng, Kepala BIN Daerah Kalteng, serta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. (**)
Editor: Usup Kurniawan






