Beranda / Palangka Raya / Hasan Busyairi Minta Pemko Palangka Raya Libatkan Akademisi Atasi Masalah Lingkungan

Hasan Busyairi Minta Pemko Palangka Raya Libatkan Akademisi Atasi Masalah Lingkungan

satuswara.com/, PALANGKA RAYA – Persoalan kebersihan dan pencemaran lingkungan di Kota Palangka Raya dinilai memerlukan penanganan yang lebih serius dan terukur.

 

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Hasan Busyairi mendorong pemerintah daerah untuk mulai menerapkan pendekatan berbasis riset dan kajian ilmiah dalam menyusun kebijakan lingkungan.

 

Menurut Hasan, tantangan lingkungan yang dihadapi Kota Palangka Raya saat ini semakin kompleks sehingga tidak dapat diselesaikan hanya melalui pola penanganan konvensional saja.

 

“Permasalahan lingkungan saat ini terus berkembang dan membutuhkan solusi berbasis data serta kajian ilmiah agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” katanya, Rabu (27/5/2026).

 

Ia menilai keterlibatan perguruan tinggi dan lembaga penelitian sangat penting dalam membantu pemerintah daerah merumuskan strategi penanganan lingkungan yang efektif dan berkelanjutan. Dengan dukungan penelitian, setiap program yang dijalankan dinilai dapat memiliki dasar analisis yang jelas dan mampu menjawab persoalan secara menyeluruh.

 

“Setiap kebijakan harus didukung data yang valid dan hasil kajian yang terukur sehingga program yang dijalankan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang,” ungkapnya.

 

Hasan juga mengusulkan agar Pemerintah Kota Palangka Raya membangun kerja sama yang lebih terstruktur dengan kalangan akademisi dan lembaga penelitian. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola lingkungan hidup di daerah.

 

Ia menambahkan, pendekatan berbasis riset juga akan membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih preventif, bukan sekadar respons sesaat ketika persoalan muncul.

 

“Kerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian diharapkan mampu melahirkan kebijakan lingkungan yang lebih komprehensif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pencegahan,” jelasnya. (**)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *